skip to main | skip to sidebar

Pages

  • Beranda

Rahasia Menjadi Master Chef

Memasak sama dengan Bermain Gitar. Anda bisa bermain gitar dengan gampang, jika anda mengetahui Kunci dan Chord gitarnya. Dan anda bisa memasak dengan hasil masakan yang Inovatif, Lezat dan Bergizi, jika anda menguasai Teknik Dasar dalam Memasak. Disinilah Tempatnya untuk berbagi tips buat anda semuanya.
Tampilkan postingan dengan label Tips ala Chef. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips ala Chef. Tampilkan semua postingan

Trik Memasak ala Chef

03.55 | Publish by Unknown

Teknik memasak yang kurang tepat tidak selalu menjadi penyebab kegagalan di dapur. Justru proses persiapannya yang lebih krusial. Kurang teliti atau kurang sabar bisa membuat masakan tidak optimal hasilnya. Intip kesalahan yang sering  terjadi dan cara menyelamatkan masakan Anda.

1. SAYUR TUMIS YANG LAYU DAN TIDAK CRISP
Menumis memerlukan panas tinggi. Jika panas kurang, sayuran akan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang sehingga mengeluarkan cairan dan menjadi layu. dan mengeluarkan cairan.
Solusi: Siapkan sayuran dan bumbu yang akan ditumis sebelum mulai memasak. Gunakan wajan dan api besar. Sebelum memasukkan bahan, panaskan wajan (1-2 menit), lalu tuangkan minyak. Masak dengan cepat agar warna dan cairan pada sayuran tetap terjaga.


2. BAWANG PUTIH GOSONG
Bawang putih cincang hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit untuk menjadi gosong dan pahit saat ditumis. 
Solusi: Cara yang lebih aman adalah menggunakan bawang putih iris atau yang hanya dimemarkan. IJika tetap ingin tetap memakai bawang putih cincang?, Memasukkan pada tahap akhir pemasakan. Tentunya hal ini tidak berlaku untuk sajian berkuah karena penambahan air dapat mencegah risiko gosong.

3. DAGING TIDAK MATANG ATAU KEMATANGAN/KEMATANGAN
Problem ini sering terjadi ketika memasak steak. Ingin medium-well-done tapi jadinya malah well-done. Satu problem umum kala memasak steak adalah tidak tahu kapan harus mengetahui waktu yang tepat untuk mengangkat daging dari api. Alhasil, tingkat kematangan daging tidak sesuai dengan keinginan.
Solusi : Cara paling jitu adalah Selain menggunakan termometer khusus daging. Tapi,, ada trik lain yang bisa digunakan. Cek tingkat kematangan daging dengan ‘the finger test’. Jika daging yang daging ditekan dengan jari dan dirasa kaku serta tidak lagi mengeluarkan sarinya, berarti daging telah matang benar (well-done). Untuk tingkat kematangan lain,  (medium-well, medium- rare), daging seharusnya masih ‘‘melawan’’ ketika ditekan dengan jari. Well-done, satukan ibu jari dan kelingking lalu rasakan tekanan pada area di bawah ibu jari. Daging dengan tingkat kematangan well-done harusnya memiliki feel yang sama dengan area pada tangan Anda tersebut. Untuk medium-well, sama dengan area tangan di bawah ibu jari ketika jari manis dan ibu jari disatukan.

4. SAYUR JADI  BUBUR
Tujuan memblansir sayuran adalah untuk mempertahankan warna dan teksturnya sayuran. Tapi, yang sering terjadi, sayuran jadi tidak renyah lagi.
Solusi: Sayuran cukup diblansir dengan air mendidih selama 3-7 menit, atau sampai warnanya menjadi bagus. Angkat dan langsung celupkan sayuran ke dalam mangkuk berisi air es. Proses ini akan mempercepat penurunan suhu dan menghentikan proses masak.


5. GORENGAN YANG LEMBEK
Hasil gorengan Anda tidak renyah? Bisa jadi Anda memasukkan terlalu banyak bahan sekaligus ke dalam wajan sehingga suhu minyak turun terlalu cepat. Tidak hanya makanan menjadi tidak garing, tapi  warnanya pun tidak bisa kecokelatan.
Solusi: Menjaga kestabilan suhu minyak lebih mudah dilakukan jika menggunakan deep fryer (penggoreng listrik). Atau, goreng makanan dalam beberapa tahapan dan pastikan bahan terendam dalam minyak.

Label: Tips ala Chef, Trik Memasak 3 komentar

5 Tips Memasak ala Chef

02.33 | Publish by Unknown

Tertarik menjadi seorang chef bro? Atau mungkin hanya ingin memiliki skill memasak sekelas chef agar bisa menarik hati para wanita? Anda harus siap untuk mempelajari setidaknya lima skill dasar penting berikut ini.

Teratur dan Bersih

Kenapa harus teratur dan bersih? Seakan tidak berhubungan dengan dunia kuliner. Jangan salah bro. Justru penting sekali. Anda tentu mengerti jika makanan adalah merupakan sesuatu yang akan masuk ke mulut seseorang. Tentu tidak mungkin jika makanan tersebut dimasak atau diproses di atas tempat yang jorok dengan panci dan penggorengan yang tidak pernah dicuci dengan koki yang selalu keringatan bahkan hingga menetes ke makanan? Membayangkannya saja pasti jijik. Itulah sebabnya mengapa skill ini menjadi sangat penting untuk menjamin cita rasa makanan yang benar-benar aman untuk dimakan.

Knife Skill

Ini dia skill penting yang harus dimiliki setiap chef. Dia harus bisa mengolah pisaunya sedemikian rupa untuk bisa memotong segala macam bahan makanan, terutama daging, dengan cepat dan tepat. Termasuk teknik mencabut semua tulang untuk membuat fillet, teknik memotong untuk membuat sushi, dan juga teknik memotong cepat untuk menjamin waktu memasak Anda sempurna.

Tasting Skill

Resep adalah kunci tentang bagaimana membuat sebuah masakan. Namun ada satu cara lebih tepat yang bisa memastikan bagaimana masakan tersebut bisa dibuat yaitu dengan mencicipinya. Anda harus bisa menajamkan indera perasa untuk mengetahui semua bahan dibalik sebuah makanan. Hal ini penting untuk memperkaya pengetahun kuliner Anda terutama mengenai masakan restoran enak yang resepnya jarang dibagikan.

Imajinasi & Eksperimen

Mengapa tiba-tiba ada resep makanan untuk kepiting, atau sirip hiu? Mencampurkan nanas ke dalam sayuran? Atau sushi yang dipanggang dan menggunakan buah alpukat di atasnya? Semua itu karena imajinasi bro. Jangan takut untuk bereksperimen dan mencoba berbagi resep makanan bahkan ke dalam sesuatu hal yang tidak mungkin karena bisa jadi Anda akan menginovasi resep baru.

Perhitungan yang tepat

Memangnya ada permsalahan hitung-hitungan di dapur? Sebenarnya lebih kepada sixth sense bro. Perhitungan yang tepat dibutuhkan agar Anda bisa membumbui makanan dengan tepat. Tidak terlalu asin, terlalu manis ataupun pedas. Perhitungan agar makanan yang digoreng tidak gosong, nasi yang dimasak tidak terlalu lembek dan sebagainya. Memang hal ini bisa dilatih dengan pengalaman tapi peran sixth sense sangat membantu.
Gimana bro? Siap untuk terjun ke dapur dan membuat makanan istimewa untuk si dia?

Label: Tips ala Chef 0 komentar
Postingan Lama »
Langganan: Postingan (Atom)

Labels

  • All About Chef (2)
  • Bumbu Rahasia Chef (1)
  • Bumbu Rempah dan Funsinya (1)
  • Daging dan Ikan (1)
  • Koki (1)
  • Sayuran dan Buah (2)
  • Tips ala Chef (2)
  • Trik Memasak (2)
leumara. Diberdayakan oleh Blogger.

The Secret Of Chef

Da Sotnas Aramuel

Buat Lencana Anda

Blog Archive

  • ▼  2013 (13)
    • ▼  Mei (11)
      • Nutrisi dalam Daging
      • Cara Mencuci Sayur Yang Benar
      • Hal-hal yang belum anda ketahui tentang makanan
      • Tips Menjadi Seorang Chef
      • Sejarah Topi Chef
      • Kandungan Gizi Buah Dan Sayur Berdasarkan Warna
      • BUMBU MASAK REMPA, BUNGA, DAUN DAN BUAH
      • 11 Bumbu Rahasia Para Chef Dunia
      • Trik Memasak ala Chef
      • Scientist Vs Koki
      • 5 Tips Memasak ala Chef
    • ►  April (2)
Copyright (c) 2010 Rahasia Menjadi Master Chef. Design by Template Lite
Download Blogger Templates And Directory Submission.